JAKARTA - Berbuka puasa menjadi momen yang paling dinanti setelah menahan lapar dan dahaga sepanjang hari, namun tidak semua makanan dan minuman cocok dikonsumsi saat pertama kali membatalkan puasa. Beberapa jenis takjil yang terlihat menggugah selera justru sebaiknya dihindari karena berpotensi memicu gangguan kesehatan ketika masuk ke perut yang kosong.
Menu seperti gorengan, kolak bersantan, minuman bersoda, hingga minuman terlalu dingin sering menjadi pilihan masyarakat saat berbuka. Padahal, kebiasaan tersebut dapat memberikan beban tambahan bagi sistem pencernaan yang sebelumnya beristirahat selama berjam-jam.
Berikut lima jenis takjil yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat berbuka puasa.
Minuman Terlalu Dingin
Apabila Anda terbiasa langsung meneguk minuman es saat berbuka, sebaiknya segera hentikan kebiasaan kurang sehat ini.
Mengonsumsi minuman atau makanan yang bersuhu terlalu dingin dapat memperlambat kinerja lambung.
Pasalnya, lambung dipaksa bekerja ekstra keras untuk menyesuaikan suhu makanan yang masuk setelah beristirahat belasan jam selama Anda berpuasa.
Hidangan Terlalu Panas
Selain minuman dingin, makanan atau minuman yang terlalu panas juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi saat berbuka puasa.
Sajian yang bersuhu tinggi membuat lambung harus bekerja lebih berat dari biasanya. Selain itu, makanan panas yang langsung dikonsumsi saat perut kosong juga berisiko menyebabkan iritasi mulut seperti kram lidah hingga sariawan.
Sangat disarankan untuk mengawali buka puasa dengan air bersuhu ruang atau hangat terlebih dahulu sebelum menyantap hidangan lain.
Makanan Bersantan
Kolak sering kali menjadi primadona takjil bagi banyak masyarakat Indonesia.
Namun, makanan bersantan termasuk jenis hidangan yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat pertama kali berbuka. Kandungan lemak yang tinggi dapat membuat perut terasa tidak nyaman dan memperlambat proses pencernaan.
Kondisi ini bisa menyebabkan tubuh terasa lemas atau begah setelah berbuka apabila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.
Gorengan dan Minuman Bersoda
Gorengan merupakan salah satu menu favorit saat berbuka puasa karena rasanya gurih dan mudah ditemukan di berbagai tempat.
Namun, makanan yang digoreng mengandung lemak tinggi yang dapat membebani kerja lambung dan sistem pencernaan ketika perut masih kosong.
Selain gorengan, minuman bersoda juga sebaiknya dihindari saat berbuka puasa karena dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di perut serta memicu gangguan pencernaan apabila dikonsumsi berlebihan.
Mengonsumsi kedua jenis makanan dan minuman tersebut secara langsung setelah puasa seharian dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
Pentingnya Memilih Takjil yang Tepat
Pemilihan takjil yang tepat sangat penting agar tubuh dapat beradaptasi kembali setelah berpuasa sepanjang hari.
Menu berbuka sebaiknya membantu mengembalikan energi secara bertahap tanpa membebani sistem pencernaan. Kebiasaan mengonsumsi makanan yang kurang tepat justru dapat menyebabkan gangguan pencernaan hingga rasa tidak nyaman setelah berbuka.
Dengan memilih makanan yang lebih sehat dan ringan, tubuh dapat kembali bertenaga dan tetap nyaman menjalani ibadah selama bulan Ramadan.